Sabtu, 19 September 2009

Orang Tua Harus 'Melek' Situs Jejaring Sosial

Sebuah penelitian menunjukkan banyak remaja yang mengekspos informasi seksual di situs jejaring sosial. Ini saat bagi orang tua untuk lebih 'melek' situs-situs jejaring sosial supaya bisa memantau perilaku anak-anak mereka.

Dikutip
detikINET dari WashingtonPost, Rabu (7/1/2009), sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat menyebutkan, lebih dari 90 persen remaja di sana memiliki akses internet dan memiliki account di situs-situs jejaring sosial.

Situs seperti MySpace dibanjiri lebih dari 200 profil
user, yang seperempatnya remaja di bawah 18 tahun. Yang menjadi masalah, sekitar 54 persen dari 500 profil yang dipilih acak mencantumkan informasi yang berbau seksual dan kekerasan.

Menurut Dr. Dimitri Christakis, profesor University of Washington yang juga direktur Center for Child Health, Behavior & Development di Rumah Sakit Anak Seattle, meskipun tidak semua informasi seksual yang disampaikan itu nyata, tetap saja ini berbahaya bagi masa depan mereka. Respon positif seperti pujian yang datang, bisa memicu mereka untuk melakukannya di dunia nyata. Ajakan untuk berbuat seks dari pihak lain juga bisa saja terjadi.

Ketua penelitian ini, Dr. Megan Moreno, memiliki ide untuk mengirimkan pesan lewat email ke sebagian pemilik profil yang telah diteliti tersebut. Pesan itu berisi peringatan dan anjuran positif kepada remaja terkait bahaya mengekspos informasi seksual di situs jejaring sosial.

Hasilnya, 42,1% dari penerima email telah menghilangkan informasi berbau seksual dan kekerasan dari
account mereka.

Moreno menyarankan agar orang tua tidak melarang anak-anak mereka menggunakan situs jejaring sosial. Namun, justru orang tua sebaiknya meminta anak-anaknya untuk menunjukkan profil MySpace atau Facebooknya, sehingga orang tua bisa lebih mengenal perilaku anak-anak mereka.

( faw / faw )

Sumber :
shanti dwi jayanti

19 September 2009

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar